Tampilkan postingan dengan label WNI Indonesia terkena Virus Corona. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WNI Indonesia terkena Virus Corona. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Maret 2020

Info terbaru Seputaran Peta Penyebaran Virus Corona Di DKI Jakarta



Yurika999-- Pemrov DKI Jakarta menyatakan Jakarta menjadi pusat penyebaran Virus Corona dengna penyebaran kasus infeksi secara cepat. Pemerintah pun selalu  memberikan info terbaru dan mengupdate peta penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta berdasarkan kelurahan.

Peta penyebaran ini diberitahukan ke masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaaan akan penyebaran Virus Corona. Sekitar 59% orang positif Virus Corona di Indonesia berasal dari DKI Jakarta dengan total jumlah kasus positif sebanyak 450 kasus.

Hingga hari Sabtu kemarin, ada 304 orang di DKI Jakarta positif Virus Corona, ada 21 orang yang dinyatakan sembuh, dan sebanyak 29 meninggal.

Namun berdasarkan situs resmi dari pemerintah DKI Jakarta, informasi terbaru mencatat, ada 304 pasien positif Virus Corona di DKI Jakarta. Sebanyak 177 pasien dirawat, 21 orang dinyatakan sembuh, 29 orang meninggal dan isolasi mandiri sebanyak 77 orang.

Pada data terakhir Sabtu (21/3) lalu, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada sekitaran 528 orang, di mana 313 orang (59%) dirawat dan 215 orang (41%) pulang dan sehat. Untuk orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 1.306 orang, dimana 384 orang (29%) dalam proses pemantauan dan 922 orang (71%) selesai dipantau.

"Dalam info diatas yang disampaikan, kita gambarkan bahwa situasi di DKI Jakarta sangat cepat penyebarannya dan sekarang DKI Jakarta merupakan salah satu Pusat penyebaran Virus Corona dengan penyebaran yang sangat signifikan," Kata GUB. Anies Baswedan.

Berdasarkan Infomasi Pemprov DKI Jakarta ODP dan PDP di wilayah Jakarta, Daerah Jakarta Barat ada 190 orang, di Jakarta Pusat 205 orang, Jakarta Selatan 351 orang, Jakarta Timur 225 orang, Jakarta Utara 231 orang, Luar Jakarta 243 orang dan tidak diketahui 389 orang.

Adapun informasi secara Nasional, data terbaru peta Penyebaran Virus Corona per 21 Maret 2020 ada 450 orang yang dinyatakan kasus positif Virus Corona di Indonesia.

Sebulumnya, Jikat kita lihat dari jumlah kasus Virus Corona per kelurahan, terbanyak ada di kelurahan Pegangsaaan Dua di mana 50 kasus menunggu hasil test. Berikutnya di kelurahan Paseban dengan 24 kasus menunggu hasil test dan kelurahan Gambir 18 kasus menunggu hasil test juga.

Selanjutnya kelurahan Tomang di mana terdapat 21 kasus. 7 kasus positif Virus Corona dan 14 kasus dengan 2 positif Virus Corona dan 14 menunggu hasil test. Kelurahan Sunter Agung dengan 15 kasus dimana 1 kasus positif Virus Corona kasus menunggu hasil test.

Jumat, 20 Maret 2020

Info Lengkap Seputaran Virus Corona Terbaru Hari Ini

yurika999--Sebuah Penelitian bernama NIAID Integrated Research Facility (IRF) memperlihatkan hasil test menggunakan mikroskop wujud dari Corona SARS-COV-2. Foto ini merupakan hasil penelitian terhadap seorang pasien di Amerika Serikat yang sedang diisolasi karena positif Virus Corona.

Foto: SARS-COV-2

WHO memberikan rincian dari singkatan itu. CO adalah corona, VI adalah virus, lalu D adalah disease atau penyakit, dan 19 itu adalah pada 31 Desember 2019 pertama kalinya diindentifikasi nya wabah ini.

Kepala Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menegaskan penamaan Virus ini tidak merujuk ke kota asal yaitu Wuhan yang menjadi pusat epidemi. Nama Covid-19 juga dikatakan lebih mudah diingat.

Virus Corona baru penyebab Covid-19 sendiri diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 atau di singkat menjadi SARS-COV-2. Para peneliti mengakui kesamaan coronavirus baru dengan pandemi sindrom pernapasan akut parah (SARS) yang terjadi antara 2002-2003.

Berikut Ini Sebaran 210 Kasus Positif Virus Corona di DKI Jarkata


Hingga pada hari Jumat(20/3) ada 210 orang di DKI Jakarta positif terinfeksi Virus Corona SARS-COV-2, sebagaimana dari info situs resmi milik Pemprov DKI Jakarta. Mereka tersebar hampir di seluruh kelurahan di Jakarta.

Dari seluruh kasus positif, 121 pasien masih menjalani perawatan intensif, sementara itu 13 orang dinyatakan sembuh, 19 meninggal dunia, dan 57 orang dikarantina mandiri di rumah.

Adapun kasus positif COVID-19 di Jakarta terbanyak berada di Kelurahan Senayan, Jakarta Selatan, dengan rincian 7 kasus positif dan 1 kasus masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Berikut daftar lengkap sebaran 210 kasus positif corona COVID-19 di seluruh Jakarta, serta rincian jumlah kasus yang masih menunggu hasil positif atau negatif Virus Corona.

JAKARTA BARAT :

- KAMAL
positif :2
total kasus : 2

- TEGAL ALUR
positif : 1
total kasus : 1

PEGADUNGAN
Menunggu hasil : 1
total kasus :1

KALIDERES
Positif : 2
total kasus : 2

KAPUK
Menuggu hasil :1
total kasus :1

DURI KOSAMBI'
positif : 1
total kasus : 1

RAWA BUAYA
menunggu hasil :1
total kasus : 1

KEMBANGAN UTARA
positif : 1
total kasus : 1

KEMBANGAN SELATAN
positif : 1
total kasus : 1

MERUYA UTARA
menunggu hasil : 2
total kasis : 2

SRENGSENG
menunggu hasil : 1
positif : 3
total kasus : 4

MERUYA SELATAN
menunggu hasil : 1
positif : 1
total kasus : 2

JOGLO
menunggu hasil : 1
positif : 1
total kasus : 2

JELAMBAR BARU 
menunggu hasil : 1
total kasus : 1

GROGOL
positif : 1
total kasus : 1

DURI KEPA
menunggu hasil : 1
total kasus 1

KEBON JERUK
menunggu hasil : 2
positif : 5
total kasus : 7

SUKABUMI UTARA
menunggu hasil : 2
positif : 1
total kasus : 3

KELAPA DUA
positif : 2
total kasus : 2

SUKABUMI SELATAN'
menuggu hasil : 1
positif : 1
totak kasus : 2
TOMANG
menunggu hasil 13
positif : 3
total kasus : 16

KEMANGGISAN
menunggu hasil : 1
total kasus : 1

KEAGUNGAN
menunggu hasil : 1
total kasus : 1

JATI PULO
menunggu hasil : 3
total kasus : 3

KOTAM BAMBU SELATAN
menunggu hasil : 1
total kasus : 1

KOTA BAMBU UTARA
positif : 1
total kasus : 1

JAKARTA UTARA
Pluit
Menunggu hasil:4
Positif:3
Total kasus:7

Penjaringan
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Papanggo
Menunggu hasil:15
Positif:4
Total kasus:19

Sunter Agung
Menunggu hasil:14
Positif:1
Total kasus:15

Kelapa Gading Barat
Menunggu hasil:12
Positif:1
Total kasus:13

Kelapa Gading Timur
Positif:3
Total kasus:3

Pegangsaan Dua
Menunggu hasil:50
Total kasus:50

Sukapura
Positif:1
Total kasus:1

Tugu Selatan
Menunggu hasil:1
Positif:1
Total kasus:2

Tugu Utara
Positif:1
Total kasus:1

Lagoa
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Rawa Badak Utara
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Kebon Bawang
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Sungai Bambu
Menunggu hasil:4
Positif:1
Total kasus:5

Pademangan Timur
Menunggu hasil:2
Total kasus:2

JAKARTA SELATAN
Ulujami
Positif:1
Total kasus:1

Grogol Selatan
Menunggu hasil: 1
Positif:2
Total kasus:3

Gunung
Positif:1
Total kasus:1

Kramat Pela
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Kebayoran Lama Utara
Positif:1
Total kasus:1

Kebayoran Lama Selatan
Positif:1
Total kasus:1

Cipulir
Menunggu hasil:4
Positif:2
Total kasus:6

Gandaria Utara
Menunggu hasil: 3
Total kasus: 3

Petukangan Selatan
Positif:1
Total kasus:1

Pesanggrahan
Positif:3
Total kasus:3

Bintaro
Menunggu hasil: 5
Positif:1
Total kasus:6

Gandaria Selatan
Menunggu hasil:2
Total kasus:2

Cipete Selatan
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Cilandak Barat
Menunggu hasil:7
Positif:5
Total kasus:12

Cilandak Timur
Menunggu hasil:1
Positif:3
Total kasus:4

Jagakarsa
Positif:2
Total kasus:2

Lebak Bulus
Menunggu hasil:3
Total kasus:3

Pondok Labu
Positif:1
Total kasus:1

Cipedak
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Karet
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Karet Kuningan
Menunggu hasil:1
Positif:2
Total kasus:3

Karet Semanggi
Menunggu hasil:8
Positif:1
Total kasus:9

Senayan
Menunggu hasil:1
Positif:7
Total kasus:8

Rawabarat
Menunggu hasil:1
Positif:2
Total kasus:3

Petogogan
Menunggu hasil:1
Positif:1
Total kasus:2

Pela Mampang
Menunggu hasil:1
Positif:1
Total kasus:2

Tegal Parang
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Bangka
Menunggu hasil:2
Positif:5
Total kasus:7

Pasar Manggis
Menunggu hasil:1
Kasus positif:2
Total kasus:3

Guntur
Positif:1
Total kasus:1

Tebet Barat
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Menteng Dalam
Positif:2
Total kasus:2

Rawa Jati
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Kalibata
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Duren Tiga
Positif:1
Total kasus:1

Pasar Minggu
Positif:2
Total kasus:2

Jati Padang
Menunggu hasil: 1
Total kasus:1

Tanjung Barat
Menunggu hasil:1
Positif:1
Total kasus:2

Lenteng Agung
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Bukit Duri
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

JAKARTA PUSAT
Gelora
Positif:1
Total kasus:1

Petojo Utara
Menunggu hasil:2
Total kasus:2

Petojo Selatan
Menunggu hasil:3
Total kasus:3

Gambir
Menunggu hasil:17
Total kasus:17

Kebon Kacang
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Kebon Melati
Positif:1
Total Kasus:1

Bendungan Hilir
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Karet Tengsin
Menunggu hasil:2
Total kasus:2

Senen
Menunggu hasil:1
Positif:1
Total kasus:2

Tanah Tinggi
Positif:1
Total kasus:1

Kramat
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Kenari
Menunggu hasil:10
Total kasus:10

Paseban
Menunggu hasil:24
Total kasus:24

Pegangsaan
Menunggu hasil:1
Positif:1
Total kasus:2

Menteng
Menunggu hasil:7
Positif:1
Total kasus:8

Harapan Mulya
Menunggu hasil:1
Positif:1
Total kasus:2

Cempaka Baru
Positif:1
Total kasus:1

Kampung Rawa
Positif:1
Total kasus:1

Cempaka Putih Barat
Positif:2
Total kasus:2

Rawasari
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

JAKARTA TIMUR

Kalisari
Menunggu hasil:2
Positif:1
Total kasus:3

Batu Ampar
Menunggu hasil:2
Positif:3
Total kasus:5

Utan Kayu Utara
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Utan Kayu Selatan
Positif:2
Total kasus:2

Pisangan Timur
Menunggu hasil:2
Positif:1
Total kasus:3

Pisangan Baru
Positif:2
Total kasus:2

Cipinang Cempedak
Positif:1
Total kasus:1

Cipinang Muara
Positif:1
Total kasus:1

Cawang
Menunggu hasil:2
Positif:1
Total kasus:3

Kebon Pala
Menunggu hasil:2
Total kasus:2
Tengah
Positif:1
Total kasus:1

Cililitan
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Pinang Ranti
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Dukuh
Menunggu hasil:2
Total kasus:2

Rambutan
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Ciracas
Menunggu hasil:1
Positif:1
Total kasus:2

Pulo Gadung
Menunggu hasil:2
Total kasus:2

Kayu Putih
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Jati
Menunggu hasil:1
Positif:1
Total kasus:2

Jatinegara Kaum
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Klender
Positif:1
Total kasus:1

Duren Sawit
Positif:1
Total kasus:1

Malaka Sari
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Pondok Kelapa
Menunggu hasil:3
Total kasus:3

Penggilingan
Positif:2
Total kasus:2

Lubang Buaya
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Bambu Apus
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Cilangkap
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Pondok Ranggon
Menunggu hasil:1
Total kasus:1

Rabu, 18 Maret 2020

Informasi Hoax Tentang Pencegahan Virus Corona di Seluruh Dunia dan Indonesia



yurika999--Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan ada beberapa pencegahan Hoax terhadap Virus Corona. Informasi palsu (hoax) terkait masalah Covid-19 semakin menyebar ke media sosial maupun layanan pesan diponsel, seperti WhatsApp. Hal ini pun membuat Badan Kesehatan Dunia (WHO) ikut turun tangan menyikapi penyebaran berita Hoax.

WHO memberikan daftar informasi yang keliru terkain soal Covid-19 yang telah tersebar luas.

Seperti di Indonesia sendiri sudah ada tim penyelidikan konten negatif Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang bertugaas menyelidiki berita hoax soal terkait Covid-19, diketahui Covid-19 ini telah menjangkiti ratusan orang di Indonesia.

Ada sejumlah Informasi yang keliru soal penanganan Virus Corona ini, salah satunya adalah mandi dengan air panas dapat mencegah Virus Corona.

Berikut ini penjelasan beberapa berita Hoax yang beredar terkait Virus Corona yang di terbitkan langsung dari WHO :

- Mandi dengan air panas tidak dapat mencegah Virus Corona

Menurut penjelasan WHO, mandi dengan air panas malah dapat membahayakan tubuh karena kulit bisa terbakar bukan mencegah Virus Corona, Namum cara yang benar adalah melindungi diri dari Virus Corona dengan sering mencuci tangan dengan sabun dibawah air mengalir.

- Virus Corona tidak ditularkan lewat gigitan nyamuk

WHO menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada informasi atau bukiti yang menyatakan bahwa Virus Corona dapat ditularakan akibat gigitan nyamuk.

- Virus Corona tidak bisa mati lewat pengering tangan

Banyak bererdar informasi bahwa mesin pengering ( hand Dryers) dapat membunuh Virus Corona. WHO menegasakn bahwa informasi ini tidak benar.

- Lampu ultraviolet tidak bisa bunuh Virus Corona

Informasi terkait soal lampu ultraviolet (UV) dapat membunuh Virus Corona itu ditolak WHO. Menurut mereka, lampu UV malah menyebakan iritasi pada kulit karena radiasinya yang cukup kuat.

- Thermal Scanner tidak dapat mendeteksi orang yang terinfeksi covid-19.

Menurut WHO, fungsi thermal scanner hanya untuk mendeteksi suhu tubuh seseorang tetapi tidak dapat mendeteksi orang yang terinfeksi Covid-19.
Sebab, Virus Corona mulai menjangkiti si penderita sekitar 2 sampai 10 hari.

- Menyemprotan Alkohol ke seluruh badan tidak dapat membunuh Virus Corona baru

WHO menjelaskan bahwa menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh tidak dapat membunuh Virus Corona. malah dapat membahayakan selaput lendir, misalnya mata dan mulut.

- Vaksin Pneumonia tidak dapat melindungi diri dari Virus Corona

WHO mengatakan melakukan vaksin pneumonia tidak memberikan perlindungan dari Virus Corona baru yaitu SARS-COV-2.

Menurut WHO, Virus ini terbilang sangat baru dan berbeda sehingga membutuhkan Vaksin tersendiri. Saat ini, sejumlah peneliti dari berbagai dunia masih merampungkan vaksin Covid-19.

- Membilas hidung denga cairan Saline tidak bisa mencegah Virus Corona

Menurut WHO, belum ada bukti bahwa mencuci hidung dengan cairan Saline bahkan air garam secara teratur tidak dapat melindungi diri dari Virus Corona.

- Memakan bawang putih tidak dapat membantu mencegah Virus Corona

WHO menepis informasi yang menyebutkan bahwa makan bawang putih dapt mencegah  diri dari Virus Corona. Meskipun  bawang putih tergolong bumbu sehat yang memiliki sifar antimikroba.

- Orang dengan segala usia bisa kena Covid-19

Ada informasi yang menyebutkan bahwa Virus Corona lebih rentan terinfeksi orang yang lebih muda.
Menurut WHO, Virus Corona ini bisa menyerang siapa saja namum jika ada orang yang lebih tua memiliki penyakit bawaan seperti asma, diabetes, bahkan jantung, efek infeksi Covid-19 bakal lebih parah.

- Obat antibiotik tidak bisa mengobati Covid-19

WHO menegaskan antibiotik hanya bekerja untuk melawan bakteri bukan Virus.


Kamis, 12 Maret 2020

Virus Corona Sudah Menyebar ke 119 Negara dan Total Kasus Infeksi mencapai 126.277 Orang di Dunia



yurika999--- Wabah Virus Corona (Covid-19) pertama kali muncul di Negara China, tepat nya pertama kali terjadi dikota bermana Wuhan, terletak di Provinsi Hubei.
Pada bulan Desember tahun lalu dan sampai sekarang telah menjangkit hampir 130 ribu orang diseluruh dunia.

Menurut Badan Kesehatan Dunia, per hari ini Kamis (12/3/2020), Virus ini sudah menginfeksi 126.277 orang diseluruh dunia dan menelan korban jiwa mencapai 4.633 orang. Sementara jumlah pasien yang dinyatakan sembuh mencapai 68.286 orang.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan bahwa Virus Corona ini telah menyebar ke hampir seluruh dunia dan telah menginfeksi kurang lebih sekitar 130 ribu orang didunia. Dengan ini Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa Virus Corona ini dikategorikan sebagai Pandemi Global.

Pernyataan ini diumumkan langsung oleh Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers yang digelar pada Hari Rabu (11/3/2020) kemarin. Tedros mengumumkan Virus Corona ini sebagai salah satu ancaman untuk seluruh dunia, setelah jumlah infeksi diseluruh dunia mencapai lebih dari 120.000 orang.

Selain itu, berdasarkan para pengamat kesehatan didunia, tercatat 4.373 korban meninggal, dan 66.
239 dinyatakan sembuh dari wabah ini.

Tedros menyoroti kasus diluar negara asal nya wabah, China, yang meningkat hingga 13 kali lipat, dengan jumlah negara yang sudah terinfeksi sangat meningkat 3 kali lipat.

Direktur Jenderal Tedros menuturkan bahwa peningkatan yang sangat signifikan ini Virus yang diberi nama resmi SARS-COV-2 itu terjadu dalam kurun waktu dua pekan.

"Dalam beberapa hari saja atau sepekan, kita akan melihat peningkatan jumlah kasus, kematian, hingga negara-negara baru yang terinfeksi yang jauh lebih cepat."katanya

Dia juga mengatakan, sejumlah negara sudah menunjukan bahwa mereka mempunyai kemampuan untuk menekan dan mengontrol penyebaran Virus Corona ini.

Sementara disisi lain, pejabat Asal Eritrea tersebut mengeluhkan negara lain yang tidak bertindak cukup cepat untuk menangkalnya.

"Kami benar-benar khawatir dengan kecepatan penyebaran, tingkat keparahan, dan ketidakpastian pemerintah dalam menanganinya,"jelasnya.

Berikut ini Negara berserta wilayah mana saja yang sudah mengkonfirmasi kasus Covid-19 :

Afghanistan 7
Afrika Selatan 13
Albania 15
Aljazair 20
Amerika Serikat 1.322
Andorra 1
Arab Saudi 45
Argentina 19
Armenia 1
Australia 127
Austria 246
Azerbaijan 11
Bahrain 195
Bangladesh 3
Belanda 503
Belarus 9
Belgia 314
Bhutan 1
Bolivia 2
Bosnia dan Herzegovina 7
Brazil 52
Brunei 11
Bulgaria 7
Burkina Faso 2
Chili 23
China 80.796
Czechia 94
Denmark 514
Ekuador 17
Estonia 16
Filipina 49
Finlandia 59
Georgia 24
Gibraltar 1
Guyana Prancis 5
Honduras 2
Hong Kong 126
Hongaria 13
India 62
Indonesia 34
Inggris 456
Irak 71
Iran 9.000
Irlandia 43
Islandia 85
Israel 97
Italia 12.462
Jamaika 2
Jepang 639
Jerman 1,966
Jordan 1
Kamboja 3
Kamerun 2
Kanada 109
Kepulauan Channel 2
Kepulauan Faeroe 2
Kolombia 9
Korea Selatan 7.869
Kosta Rika 22
Kroasia 19
Kuba 3
Kuwait 72
Latvia 10
Lebanon 61
Liechtenstein 1
Lithuania 3
Luksemburg 7
Makau 10
Makedonia Utara 7
Maladewa 8
Malaysia 149
Malta 6
Maroko 6
Martinique 3
Meksiko 12
Mesir 60
Moldova 3
Monaco 1
Mongolia 1
Nepal 1
Nigeria 2
Norwegia 629
Oman 18
Pakistan 19
Palestina 30
Panama 8
Pantai Gading 1
Paraguay 5
Peru 13
Polandia 31
Polinesia Prancis 1
Portugal 59
Prancis 2.281
Qatar 262
Republik Demokratik Kongo 1
Republik Dominika 5
Réunion 1
Romania 47
Rusia 20
Saint Martin 2
San Marino 62
Selandia Baru 5
Senegal 4
Serbia 12
Singapura 178
Siprus 6
Slovakia 10
Slovenia 57
Spanyol 2.277
Sri Lanka 2
St Barth 1
Swedia 500
Swiss 652
Taiwan 48
Thailand 59
Togo 1
Tunisia 7
Turki 1
Ukraina 1
Uni Arab Emirates 74
Vatikan 1
Vietnam 38
Yunani 99
*Kapal Diamond Princess 696

Rabu, 11 Maret 2020

Virus Corona Sudah Menginfeksi Hampir 120 Ribu Orang dan 66 Ribu Lebih Berhasil Sembuh



yurika999-- Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO) korban meninggal akibat Virus Corona (Covid-19) di Seluruh dunia hingga Rabu (11/3) mencapai 4.295. Jumlah kasus sebanyak 119.179 orang dan 66.617 di antaranya dinyatakan sembuh.

Korban terbanyak tetap berada di China, Khususnya di Kota Wuhan, Provinsi Hubei yang menjadi awal mula nya penyebaran Virus Corona ini.


Kasus Virus Corona terparah di China mencapai 80.778 orang. Kementerian Kesehatan China melaporkan adanya 22 pasien baru pada kemarin, Sementara korban meninggal akibar Virus Corona di China tercatat 3.158 orang, dan yang berhasil disembuhkan berjumlah 61.481 orang.

Setelah China, Negara yang paling banyak terjangkit Virus Corona ini adalah Italia total korban meninggal akibat Virus Corona ini berjumlah 631 orang dan 10.149 lainnya dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona. Pemerintah Italia telah memutuskan untuk mengisolasikan sebagian wilayahnya secara nasional pada hari Selasa kemarin.

Sebelumnya pemerintah Italia telah menutup seluruh wilayah Kota Lombardia, beberapa wilayah kota Veneto, wilayah Piemonte, dan wilayah Marche yang mencakup Provinsi Pesaro-Urbino.

Selain mengisolasi, pemerintah Italia juga meliburkan seluruh kegiatan sekolah.
sebagian besar para pekerja kantoran juga diminta untuk bisa bekerja dirumah masing-masing. Hal ini dilakukan demi mengendalikan penyebaran Covid-19 yang terus memburuk.

Selain Italia, Iran juga menjadi negara dengan kasus Virus Corona terbanyak. Hingga kini korban meninggal di Iran sudah Mencapai 291 dan 8.42 orang dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona. Lalu di Negara Korea Selatan, Virus Corona menginfeksi 7.755 orang dan menewaskan 60 orang.

Negara lainnya adalah Negara Prancis 1.784 orang dinyatakan terinfeksi Virus Corona.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa ada ancaman penyebaran Virus Corona saat ini bisa menjadi wabah, tetapi mereka yakin Virus Corona tersebut masih bisa dikendalikan.

Menurut direktur WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan kesimpulan itu diambil setelah kasus infeksi Virus Corona mencapai 100 ribu orang. Dia mengatakan ancaman Wabah Virus Corona menjadi sangat berbahaya.

Selasa, 10 Maret 2020

19 Orang Positif Virus Corona Di Indonesia


yurika999-- Korban meninggal akibat Virus Corona diseluruh dunia menjadi 4.009, dan yang dinyatakan sembuh berjumlah 62.841 orang. Kasus infeksi diseluruh dunia total 114.285 orang.

Sebagian besar korban berasal dari China, Khusus nya di Kota Wuhan, provinsi Hubei yang menjadi asal mula nya penyebaran Virus Corona.

Menurut Badan Kesehatan Dunia mencatat, Kasus Virus Corona di China suda mencapai 80.739 setelah dilaporkan empat pasien baru pada Selasa (9/3) lalu. sedangkan korban meninggal di China ada 3.120 dengan penambahan satu kematian baru. Sejauh ini pasien yang dinyatakan sembuh di China mencapai 58.749 orang.

Di Indonesia Jumlah pasien bertambah menjadi 19 orang dari 13 pasien yang lalu, semua pasien ini positif terinfeksi Virus Corona diantara 13 pasien tersebut, ada dua pasien merupakan WNA.

Per hari Minggu lalu (8/3/2020)  sudah ada pasien yang positif Virus Corona sebanyak 6 orang. Yakni pasien 1,2,3,4,5,6.

"Pasien nomer 7 yaitu, perempuan 59 tahun, kondisi sakit ringan-sedang, keadaan stabil. Beliau baru kembali dari luar negeri."kata Yurianto Juru Bicara Istana Negara Terkait Covid-19.

Kemudian pasien 8, lelaki berusia 56 tahun yang tertular pasien 7. Ada lagi pasien 9, perempuan berumur 55 tahun.

Yurianto mengatakan, perempuan ini sakit ringan biasa .Pasien 10, lelaki 29 tahun yang merupakan Warga Negara Asing.

"Ada lagi pasien 11, Warga Negara Asing perempuan 54 tahun,"Kata Yurianto.

Sementara, ada lagi pasien 12 lelaki 31 tahun dengan keadaan sakit ringan sedang, Pasien 13, adalah perempuan 16 tahun.

"Lalu ada pasien 14 adalah lelaki berusia 50 tahun. Sakit ringan sedang," Ujar Yurianto.

Belum selesai sampai situ, ada pasien 15 yakni perempuan 43 tahun. Pasien 16, perempuan 17 tahun yang kasusnya terkait penularan dari pasien ke 15.

Pasien 17, adalah lelaki berusia 56 tahun. Pasien 18, lelaki berusia 55 tahun juga positif Virus Corona. Adapula pasien ke 19 lelaki berusia 40 tahun.

"Sehingga jumal total kasus terkonfirmasi positif Virus Corona sebanyak 19 pasien," Kata Yurianto.

Sementara itu, masih ada sekitar 8 orang diduga suspect kuat terinfeksi Virus Corona berdasarkan data pemerintah kesehatan. Jumlah tersebut merupakan pengurangan dari Suspect yang sebelumnya disampaikan pemerintah pusat.

Pada Minggu (8/3/2020), Pemerintah menyebut bahwa suspect yang dicurigai terjangkit Virus Corona sebanyak 21 orang. Penetapan puluhan orang tersebut berdasarkan hasil Tracing kontak dengan pasien positif Covid-19, maupun gejala yang diderita.

Pada Hari Selasa (10/3/2020), Pemerintah mengumumkan ada tambahan pasien positif Covid-19 dari yang sebelumnya enam orang, menjadi 13 orang. Total keseluruhan pasien positif Covid-19 saat ini mencapai 19 orang.

Minggu, 08 Maret 2020

1 WNI Terkena Infeksi Virus Corona Di Singapura



yurika999-- Dinyatakan positif Virus Corona seorang Warga Negara Indonesia (WNI) di Singapura, Perempuan berusia 62 tahun tersebut merupakan kasus positif ke-133 di Singapura dan dirawat di National University Hospital (NUH), Singapura.

Mengutip keterangan KBRI Singapura, Minggu (8/3), WNI tersebut mengunjungi Singapura dengan menggunakan Social Visit Pass. KBRI mematikan perempuan itu tidak memiliki riwayat mengunjungo negara atau kawasan terdampak Covid-19 sebelumnya.

Sebelum dirawat di rumah sakit, KBRI mengatakan perempuan tersebut menghabiskan waktu di kediamannya di Jurong West Street 61.

WNI ini hanya terhubung dengan sebuah kegiatan makan malam bersama di SAFRA Jurong, Singapura, pada 15 Februari 2020 lalu.

Sejauh ini, sudah terjadi 21 kasus positif Virus Corona yang dikonfirmasi terhubung dengan Cluster SAFRA Jurong. Acara makan malam di perayaan Tahun Baru China itu dihadiri oleh sekitar 200 orang.

KBRI menyatakan akan terus memantau keadaannya dan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang terkait penanganan WNI tersebut.

Sehubung dengan Personal Data Protection Act Singapura, indentitas WNI tersebut tidak dapat disampaikan ke Publik.

Sebelum nya, ada seorang WNI juga sempat positif infeksi Virus Corona dan diisolasi di Singapura. Pasien tersebut merupakan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang tertular dari majikannya saat menjaga toko.

Namun pada 18 Februari lalu, pasien yang tertular dari Cluster Yong Thai itu dinyatakan sembuh dan negatif Virus Corona. WNI tersebut kini telah dipulangkan dari rumah sakit.

Perempuan berusia 44 tahun ini bekerja disebuah toko yang sering dikunjungi turis asal China. Ternyata, 200 ratus turis Asal China yang berkunjung ke toko sudah terinfeksi Virus Corona. Penjaga toko lainnya dan pemandu wisata yang pernah ke toko juga positif Virus Corona.

Selain menginformasikan infeksi tersebut, KBRI Singapura menghimbau seluruh WNI yang berada di Singapura untuk tetap tenang, menjaga kesehatan dan kebersihan selalu.

WNI juga selalu diingatkan agar mencuci tangan setelah beraktivitas diruang publik secara rutin dan menghindari tempat-tempat keramaian kalau tidak terpaksa.

"Segera lah kedokter bila mengalami gejala flu, demam, batuk, atau sesak napas, selalu mengikuti anjuran dan ketentuan dari pemerintah Singapura terkait Virus Corona sambil terus memantau perkembangan informasi terkait Covid-19 melalui informasi resmi dari Ministry Of Health (MOH).

Total Pasien yang terinfeksi Virus Corona di Singapura per Minggu mencapai 138 orang. Namun sudah ada 78 orang yang sudah dinyatakan sembuh,dengan tingkat kematian nol kasus.

Secara global Virus telah menyebar cepat ke belahan penjuru diseluruh dunia, tercatat sudan menginfeksi lebih dari 105.000 orang. Total korban tercatat sekitar 3.559 orang meninggal diseluruh dunia, dan sudah menyebar ke 90 negara, dan 58.402 pasien berhasil sembuh. Sementara di Indonesia, sudah ada 4 kasus Virus Corona.

Media Korea Utara Klaim Wabah Covid-19 Berawal dari Warga Menyentuh Benda Alien

Yurika999 - Wabah Covid di Korea Utara muncul setelah warga menyentuh "benda alien" yang jatuh dekat perbatasan Korea Selatan, kl...